Triduum Menyambut Sang Terang


Disamping persiapan jasmani menjelang perayaan Natal, para suster FSGM juga mempersiapkan hal-hal rohani. Salah satu persiapan rohani yang dilakukan secara serempak oleh para suster diseluruh komunitas adalah Triduum. Tiga hari (dimulai tanggal 21 Desember sampai 24 Desember) rekoleksi ini diadakan untuk menyambut kelahiran Sang Terang dalam lubuk hati yang pantas. Triduum ini dirancang sesuai kebutuhan setiap komunitas dengan mengangkat tema kerohanian provinsi pada tahun yang bersangkutan. Adapun tema kerohanian FSGM tahun ini adalah Identitas FSGM yang Kontemplatif dan Aktif.
Sebagai kongregasi kontemplatif-aktif, perayaan Natal menyuarakan perutusan khusus yaitu ”Jangan Takut”. Perutusan ini mengajak untuk secara intensif membangun relasi yang mendalam dengan Allah dan dengan rela hadir secara aktual di tengah keprihatinan dunia untuk menyentuh dan tampil sebagai saksi kerahiman Allah yang dinamis. Kita dipanggil ditengah dunia yang semakin hari semakin panas dan bergerak menuju dunia yang penuh kekwatiran karena berbagai kemelut, mulai dari bencana alam beruntun, pertikaian antar kelompok masyarakat, persoalan rumah tangga sampai pada kerumitan hidup setiap individu.
Berbagai krisis di negri kita saat ini silih berganti. Situasi yang demikian telah menjadi begitu akrab dengan hidup kita. Situasi ini membawa manusia pada sebuah pertanyaan, “Adakah Terang itu?” Pertanyaan pendek, namun menjadi gambaran krisis iman yang mendalam dimana manusia mulai kehilangan kepercayaan dan bahkan berada diambang keputusasaan.
Di dunia yang semacam inilah kita ada dan dipanggil menjadi oase-oase sebagai tempat untuk meredakan dahaga, menghadirkan “Kristus Sang Terang” melalui kesaksian hidup yang penuh pengharapan. Semoga melaluiTriduum ini, ditengah gelapnya dunia, kita selalu memiliki harapan dan berani berkata, “Engkaulah Terang dalam hidupku”. (Ans)