Hidup Murni Demi Kerajaan Surga


Hidup perawan demi kerajaan surga adalah sebuah pilihan yang amat luhur. Mereka hidup demi kerajaan surga. Hidup perawan  menjanjikan kerajaan surga baginya. Itulah pokok-pokok hidup perawan demi kerajaan Surga. Sekarang ini banyak orang-orang yang memilih hidup perawan demi kerajaan surga,  mengindahkan Dia  dengan persembahan diri. Hidup dalam keperawanan  dapat mengarahkan kita untuk lebih banyak mencari kebenaran iman hal ini akan berdampak besar bagi diri sendiri, bagi sesama dan terlebih bagi Tuhan. Mereka yang  memilih  hidup dalam keperawanan menjadi  terang dunia, (Matius 5:14).

Hidup dalam keperawanan  adalah pola yang indah untuk orang-orang yang percaya, mengapa?  karena setiap orang  yang hidup dalam keperawanan terlibat di hadapan Allah dengan lebih maksimal. Usaha untuk  melestarikan kesucian harus dapat  melihat  dan mengalami bahwa semunya adalah rahmat dari Allah. Mereka yang dengan sungguh menghayati hidupnya sebagai perawan, akan  selalu mengarahkan hatinya pada Allah. Melakukan suatu upaya yang didorong oleh Roh kudus untuk dapat menyenangkan Allah. Orang sering bertanya mengapa harus memilih hidup sebagi perawan. Apakah Anda tahu apa kemuliaan yang besar berkaitan dengan keperawanan?  Apakah Anda tahu bagaimana, seperti seorang pria, maupun wanita  yang dengan ketekunan dan niatnya yang besar memilih cara hidup ini? Dalam kekuatan Roh Kudus, mereka yang memilih cara hidup sebagai perawan demi kerajaan surga akan  dimahkotai dengan mahkota cahaya. Oleh karena itu, mereka yang meniru  Kristus, dengan hidup  perawan  telah mengenakan Kristus (Roma 13:14)Tetapi kenakanlah Tuhan Yesus Kristus sebagai perlengkapan senjata terang” Andalan mereka sungguh sungguh adalah  Yesus sendiri. Inilah pesan  penting yang menjadi kekuatan.

Hendaklah para perawan merawat tubuhnya  dalam kebenaran, mengungkapkan rupa-Nya dalam pikiran mereka, dan dalam seluruh hidup mereka, dan dalam semua perilaku mereka, dalam kata dan tindakan,  dalam kesabaran, ketabahan, pengetahuan, dalam kesucian,  panjang sabar, hati yang murni, dalam iman dan harapan, dalam cinta yang penuh dan sempurna terhadap Allah. Oleh karena itu, dalam hidup setiap hari mereka diharapkan dapat memperlihatkan diri  sebagai Kristus.  Setiap perawan hidup di  dalam Allah, tubuhnya, hatinya, dan setia dalam pelayanan kepada Allah, tidak berpaling. Hidup dalam  kemurnian dan kesucian dalam Roh. Dalam (1 Korintus 7:32)   “ Aku ingin, supaya kamu hidup tanpa kekuatiran “. Orang yang tidak beristeri memusatkan perhatiannya pada perkara Tuhan , bagaimana Tuhan berkenan kepadanya.  Seperti yang tertulis, Kuduslah kamu, karena Aku kudus, demikianlah firman TUHAN.

 

Refleksi .

Hidup Selibat adalah sebuah pilihan. Hidup yang bersumber dari suatu panggilan dari Allah, suara hati, pandangan atau pemikiran tertentu, yang memutuskan sang pribadi untuk memilih hidup tanpa menikah demi kerajaan surge, artinya bahwa persembahan dirinya sebagai tanda kehadiran Kristus yang diharapkan menjadi warna yang indah bagi Gereja. Pilihan hidup ini sungguh-sungguh bebas. Pribadi itu sendiri yang menentukan kehidupannya, orang lain yang ada di sekitarnya sebagai sarana untuk mengembangkan panggilan tersebut. Hidup selibat tidak lepas dari suatu kaul. Dengan mengucapkan kaul kemurnian, seseorang yang memilih hidup membiara melepaskan haknya untuk hidup berkeluarga demi Kerajaan Allah.