Sehari Bersama LaVerna


Dalam rangka Perayaan Syukur 25 tahun berdirinya Rumah Retret LaVerna, pihak RR mengundang berbagai pihak yang selama ini ikut ambil bagian dalam pelayanan LaVerna.  Pihak-pihak yang bersangkutan diantaranya adalah OMK Prigiskali, warga sekitar Pajaresuk, anak-anak sekolah dari jenjang SD, SMP, dan SMA.

Pada bulan Maret ini, RR LaVerna mengadakan pertemuan yang disebut “Sehari Bersama LaVerna”. Pertemuan ini diadakan dengan tujuan sebagai ungkapan syukur atas kerjasama yang selama ini terjalin dengan sekolah-sekolah yang menggunakan pelayanan rohani berupa rekoleksi, retret baik tingkat SD, SMP, dan SMA.

Acara ini diadakan selama 3 hari per jenjang yang dimulai pada Rabu, 15  Maret 2017 diikuti oleh 6  SD  Fransiskus yang berasal dari Pringsewu, Gisting, Tanjungkarang, Pahoman, Kalirejo, dan Kampung Ambon, Jakarta. Jumlah peserta hari pertama ini adalah 90 orang sudah termasuk para guru pendamping dari setiap sekolah.

Pada hari kedua, diundang sekolah-sekolah jenjang SMP yang dihadiri oleh 52 orang dari 6 sekolah. Adapun sekolah yang berpartisipasi adalah SMP Xaverius Pringsewu, SMP Xaverius Gisting, SMP Xaverius Kalirejo, SMP Xaverius Terbanggi, SMP Xaverius Metro, dan SMP Fransiskus, Kampung Ambon, Jakarta.

Hari terakhir dikhususkan untuk anak-anak SMA berjumlah 48 orang. Mereka berasal dari SMA Xaverius, Pringsewu, SMA  Yos Sudarso, Metro dan SMA Fransiskus, Bandar Lampung.

Acara “Sehari Bersama LaVerna” ini diisi dengan dinamika bersama, dilanjutkan dengan kebersamaan di luar ruangan, makan siang bersama, dan diakhiri dengan Ekaristi Syukur yang dipimpin oleh Rm. A. Maria Siswinarko, SCJ. Acara demi acara berjalan lancar dan mengalir seperti yang sudah direncanakan.

“Acara ini sungguh luar biasa. Acara ini juga menjadi sarana bagi kami untuk bertemu dengan sesama peserta retret dari sekolah lain yang sama-sama menimba pengalaman rohani di tempat ini. Semoga LaVerna makin jaya dan sukses”, demikian ungkap seorang peserta. Proficiat 25 tahun Rumah Retret La Verna…. Semoga semakin menjadi tempat pertemuan semakin banyak orang dengan Tuhan, khususnya bagi orang-orang muda seperti tujuan awal didirikannya Rumah Retret ini. (Ans)