“NAFAS KEHIDUPAN KU…”


**Ku tarik… ku hirup… ku hembuskan….

Ku hirup… ku hembuskan…

Setiap detik, tanpa berhenti…

Itulah nafas kehidupan, Roh Tuhan dalam diriku,

agar aku hidup sesuai dengan kehendak Mu….

Aku sadar, bahwa nafas itu tak selamanya diberikan pada ku…

Setiap saat… kapanpun… nafas itu diambil oleh yang empunya…

Selamat datang… aku siap mengembalikan nafas Roh Mu.

Maaf… dan ampunilah, bila nafas itu kena debu-debu kehidupan…

Hembuslah debu-debu itu, hingga bersih seperti kapas…

Putih bersih seperti salju….**

 

(Sr. M. Herma FSGM)