Deklarasi Damai


Dalam rangka penggalangan dana untuk amal dan pelayanan belas kasih, Paguyuban Devosan Kerahiman Ilahi  (PDKI) St. Perawan Maria Keuskupan Tanjungkarang, gelar Pelayanan Belas Kasih, Bazar dan Pentas Seni lintas agama di kompleks Gereja Maria Ratu Damai Paroki Teluk Betung Bandarlampung Rabu, 1 Mei 2019. Husin SE, Camat Teluk  Betung Selatan memukul gong tiga kali menandai dibukanya kegiatan Bazar dan Pentas seni.

Hadir Vikjen Keuskupan Tanjungkarang  Rm. Yohanes Samiran SCJ, RD. A.Basuki selaku Pastor Paroki setempat, RD. Philipus Suroyo selaku  Koordinator Kerasulan Awam (Kerawam) Keuskupan Tanjungkarang, Ketua Komisi Hubungan antar Agama dan Kepercayaan (HAK ) serta Sekretaris Forum Kerukunan Umat Beragama Provinsi Lampung.

Acara ini  diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Lintas Agama, dan Mars PDKI. Setelah itu dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh dosen dari UIN Raden Intan, Dr. Sudarman. Hadir pula para tokoh  lintas agama antara lain dari Muslimat NU  dan Fatayat Nu dengan persembahan Kosidahannya, Kyai DR. Bahruddin mewakili lintas agama dan FKLA, Ibu Hellen dari perwakilan Wanita Budha dengan persembahan tari dari group Harum Mepel dari Vihara Maitreya, Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI) dengan persembahan Tari Kreasi dari Sanggar Sriwijaya, Wanita Hindu Dharma Indonesia dengan Tari Pelangi Nusantara, Bante Purisa dari Vihara Buddha Bhaisajhaguru Grha , Majelis agama Hindu, Pendeta Samuel D.Luas Majelis Agama Kristen,  Andi Wiranata perwakilan dari Kong Hu Cu, perwakilan dari kelompok  Ehipasiko, BKOW Provinsi lampung, PMKRI, Pemuda Katolik, Elisabeth Sri Puryanti,M.Pd Ketua Presidium Wanita katolik RI DPD Lampung beserta jajarannya , dan para pengunjung dari berbagai lapisan masyarakat lintas agama.

Kyai Bahruddin dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat merawat kebersamaan dan kerukunan serta keutuhan sesama anak bangsa. Senada juga disampaikan oleh Camat Teluk Betung  yang meminta seluruh elemen masyarakat  menjaga harmoni sosial dan kerukunan antar umat beragama. Sedangkan Rm. Yohanes Samiran dalam sambutannya mengajak kita bersama-sama mengembangkan semangat ilahi, belas kasih, pelayanan kemanusiaan bukan semangat duniawi.

Yohana Puji Latin ketua panitia sekaligus Pamong PDKI dalam sambutannya  mengajak agar kita semakin mengembangkan sikap bela rasa, belas kasih yang tanpa batas memandang sesama kita adalah bagian dari diri kita agar keberagaman yang ada mampu kita rajut menjadi sebuah keindahan dalam persaudaraan sejati.

Pada kesempatan itu dibacakan pula deklarasi damai yang dipimpin oleh RD.Philipus Suroyo . “Deklarasi Damai Komunitas Jaringan lintas Agama  bersama-sama akan menjaga keamanan dan ketertiban serta keutuhan bangsa karena kita semua bersaudara, NKRI harga mati!”***

 

GC.JIA