TK Fransiskus Nyukang Harjo Diberkati


Sejak didirikan, 38 tahun yang lalu, akhirnya Sekolah TK Fransiskus Nyukang Harjo memiliki gedung yang baru dan dinyatakan gedung terbaik di Lampung Tengah.

Pernyataan itu diungkapkan oleh Kepala Kampung Nyukang Harjo, Purcahyo Sumardiono SH, dalam acara ramah tamah usai Misa Syukur Pemberkatan Gedung Sekolah TK Fransiskus, Nyukang Harjo yang dipimpin oleh Pastor Paroki Kalirejo, RD. A. Basuki, Rabu, 25 Juli 2019.

Dengan menyandang predikat itu, Purcahyo berharap, menjadi penyemangat bagi sekolah TK-TK yang lain untuk bersaing secara sehat, memiliki gedung dan sarana yang layak guna mendukung proses pembelajaran. Selain itu, diharapkan sekolah ini menjadi candradimuka, tempat pengembangan iman meski berbeda agama. “Yang beragama Islam, tambah semakin Islam. Yang beragama Hindhu, semakin Hindhu, dan lain sebagainya,” imbuh Purcahyo.

 Kerinduan Panjang

Sejak sekolah ini didirikan, 11 Februari 1970, akhirnya memiliki gedung yang baru. Suatu kerinduan dan mimpi yang cukup panjang, akhirnya terwujud. “Sudah lama kita merindukan tempat belajar yang nyaman, akhirnya tercapai,” ujar Pemimpin Provinsi Sr. M. Aquina sambil tersenyum.

Dalam sambutannya, Sr. M. Aquina mengatakan, dengan melihat dan memperhatikan perkembangan TK Fransiskus Nyukang Harjo sering mengalami pasang surut. Itu yang membuat kami selalu berfikir ulang untuk membangun gedung yang baru. Bahkan saat mengalami surut, jumlah siswa yang semakin sedikit, sampai terpikir, apakah sekolah  ini akan dilanjutkan atau tidak.

Yang membuat berdirinya gedung yang baru ini karena tuntutan macam-macam, salah satunya tuntutan akreditasi. Terkadang memang kami butuh terus didesak supaya tergugah. Kami membangun gedung baru ini dengan tidak mudah. Kami menyisihkan dari kami yang miliki.

Lalu Sr. M. Aquina mengajak guru, bapak kepala kampung dan  masyarakat untuk memanfaatkan gedung baru ini dengan fasilitasnya demi kelangsungan sekolah karena TK Fransiskus ini tidak hanya tergantung pada suster tetapi juga Kepala Kampung dan masyarakat. Ia berharap agar gedung ini terus dipelihara dan dirawat.

Sebagai ungkapan syukur dan kegembiraan bersama diadakan pemotongan tumpeng dan disajikan berbagai atraksi dari alumni dan siswa TK Fransiskus Nyukang Harjo. Selain Kepala Kampung Purcahyo Sumardiono SH dan Kepala IGTK Kecamatan Selagai Lingga Ahmad Toha, hadir pula Ketua Yayasan Dwi Bakti Sr. M. Lusie FSGM, para suster FSGM dari berbagai komunitas, kepala dan para guru TK, serta para wali murid.

Terimakasih juga untuk para pendahulu yang telah merintis dan mendukung proses pembelajaran di dunia pendidikan TK Fransiskus Nyukang Harjo ini, Sr. M. Magdalena FSGM dan Sr. M. Julia Juliarti FSGM.

 Usia Emas

TK Fransiskus Nyukangharjo terletak di Kecamatan Selagai Lingga, bernaung di Yayasan Dwi Bakti Bandarlampung. Menurut data dari Kepala Sekolah Sr. M. Margriet FSGM, tahun ajaran 2019 ini jumlah siswa ada 50 anak. Mereka berasal dari berbagai suku dan agama. Orangtua murid pun juga dari latar belakang yang beragam, ada PNS, wiraswasta, petani, buruh dengan tingkat pendidikan SD, SMP, SMA, dan S1.

Kelima puluh anak itu memasuki usia dini. Menurut Rm. A. Basuki usia dini itu sama dengan usia , emas, masa yang paling baik untuk ditanamkan  nilai-nilai karakter. Dalam khotbahnya, Rm. Basuki mengibaratkan bahwa pada usia itu seperti flash disk yang masih kosong. Apa pun dapat mudah masuk, terekam kuat. Lain dengan usia lanjut, karena sudah banyak terisi, maka bila dimasukkan sesuatu atau informasi, loadingnya lambat.

Rm. Basuki berharap TK Fransiskus ini menjadi tempat penaburan benih, perpanjangan kasih Allah, juga sebagai tempat keselamatan bagi semua orang.

Bangunan baru ini sudah membantu satu masalah. Sekarang tampak baru, cling, mengkilat, dll. Semoga dari tempat ini mengalir berkat melimpah. Ini adalah tanda dan sarana yang dipakai oleh Allah sebagai saluran rahmat-Nya bagi semua orang, tidak hanya yang bergama Katolik. Dan semoga membawa kekuatan, semangat, etos kerja, vitalitas, daya hidup, dan ada ROH yang baru tinggal di semua personil yang terlibat dalam pendidikan di sekolah ini.

Sebagai sekolah yang berlindung pada St. Fransiskus Asisi, sekolah TK Fransiskus ini menanamkan semangat St. Fransiskus, pecinta kehidupan. Penanaman nilai kehidupan melalui pelatihan kepekaan terhadap kebutuhan orang lain. Misalnya, berbagi, memaafkan dan meminta maaf, menyiram tanaman dll. Setiap tanggal 4 dalam bulan, ditetapkan sebagai hari ‘Ramah Lingkungan.’

Guna mendukung proses belajar-mengajar, sekolah ini bekerjasama dengan Puskesmas setempat, mengadakan kunjungan orang sakit atau melayat bersama. Kunjungan ke sekolah lain untuk mempererat persaudaraan. ***

M. Fransiska FSGM