Bingkisan Kasih Isoman dari St. Maria, Metro


By. Sr. M. Fransiska FSGM

Pagi, 16 Agustus 2021. Klinik Utama Rawat Inap St. Maria, Metro berbagi kasih dengan para isolasi mandiri (isoman). Berbagi kasih ini merupakan ungkapan rasa syukur atas berkat dan perlindungan Tuhan selama 84 tahun.

Selama 84 tahun KURI St. Maria memiliki segudang pengalaman dalam melayani masyarakat di bidang kesehatan. Eksis. Dicari. Dan, nama St. Maria, Metro sangat familiar di telinga banyak orang.

Sembako itu berupa minyak goreng, beras, susu, dan nutrisari. Sembako itu mereka antar ke rumah-rumah. Ada juga yang disalurkan lewat ketua lingkungan.

Menurut pimpinan KURI St. Maria, Sr. M. Fransisko FSGM, informasi tentang IsoMan ini didapat dari teman kerja dan umat setempat. “Karena stasi juga peduli dengan IsoMan ini,” jelasnya.

Kepedulian KURI St. Maria Metro kepada IsoMan, tidak hanya sebatas sembako ini saja. Tetapi, juga berupa vitamin dan oksigen bagi yang membutuhkan oksigen.

Sejak awal ada gerakan IsoMan, St. Maria ikut terlibat dan bekerjasama dengan paroki dan umat. Romo Antonius Amisani Pr dan Rm. Andreas Novian Pr sangat antusias terlibat memberikan bantuan dan dukungan yang dapat mereka lakukan.

Tangan-tangan kasih juga tak henti-hentinya datang dari umat Paroki Metro. Dengan senang hati mereka menawarkan kendaraan sekaligus pengambilan  oksigen baik di Bandarjaya mau pun di Natar. Tabung-tabung oksigen kosong dibawa. Diisi. Diantar ke St. Maria atau langsung ke tempat kediaman IsoMan. ***