Jadilah Murid Sejati Yesus

Redaksi
3 Min Read

Orang muda sering banget punya semangat berkobar-kobar. Sayang, terkadang kebablasan. Maka, kita perlu belajar dari yang senior. Menahan diri. Tidak emosional ketika ada perbedaan pendapat.

 Mirip

Itu juga yang dialami rasul Paulus. Saulus ketika masih muda, semangatnya berkobar-kobar. Bahkan, pernah tidak bisa menahan diri. Dia juga harus banyak belajar dari seniornya.

Petrus dan Paulus pernah berkonflik. Namun mereka mampu hidup bersama. Syukurlah, keduanya dapat menjadi teladan hidup bagi kita semua. Keduanya mau belajar menjadi murid Kristus yang sejati.

 Murid Yesus

Yesus memanggil murid-Nya dengan tidak menyuap. Tidak ada janji janji palsu seperti dalam kampanye politik. Dia malah memberi tahu bahwa jalan-Nya adalah jalan salib. Bahkan, siap mati sebagai “penjahat”. Tidak terhormat.

Seorang murid Yesus yang sejati harus seperti Yesus.   Jujur. Memberi teladan hidup. Menyangkal diri. Berani mengatakan tidak terhadap hal-hal yang mudah. Memesona duniawi. Tindakan mementingkan golongan. Naluri dan hasrat terlarang yang  mencemarkan nilai-nilai kemanusiaan. Taruhlah itu praktik korupsi. Kemalasan.

Menjadi murid Yesus berkata tegas, “Ya”, terhadap perintah Kristus. Komit terhadap kebenaran.

Melawan arus

Sebagai murid Kristus, setiap saat harus sadar diri.

Namun, kebanyakan dari kita, memiliki kesadaran parsial. Sebagian. Kadang-kadang saja menggebu-gebu. Tapi, juga kadang lesu. Kata dan perbuatan tidak sama. Itu berarti kita belum menjadi murid Kristus dan anak-anak Allah. Jangan pikirkan pesona duniawi. Lihatlah Yesus, Utamakan DIA.

Semakin banyak orang yang hidupnya tidak jujur, tidak tertib. Kita harus jujur, disiplin, hidup benar, setia. Begitulah kemuridan Yesus.

Pesan-pesan itu disampaikan oleh Uskup Keuskupan Tanjungkarang, Mgr. Yohanes Harun Yuwono. Dalam Perayaan Ekaristi Kleding Profesi, Pringsewu, 29 Juni 2021.

Enam postulan yang menerima Pakaian Biara: Theodora M. Angella Styaningrum,  Shuresna Agatha Simbolon, Theresia Dewi Rovita Sari, Maria Kristiana, Ch. Setia Wati Silaen, Maria Rosari Nipu.

Lima suster Novis yang akan mengikarkan Profesi Pertama:  Sr. Diane Lucianti,  Sr. M. Gabrielis Banafanu, Sr. M. Mariestella Oktarina Siwi, Sr. M. Evelyn Honestira Napitu, Sr. M. Theovila Hado Wike Logo.

Hari itu, Gereja pas merayakan Pesta Santo Petrus dan Paulus. Uskup berharap, agar kita juga meneladan  hidup kedua rasul. Menjadi murid Yesus yang sejati. Bukan aspal atau KW. ***

M. Fransiska FSGM

[Best_Wordpress_Gallery id=”148″ gal_title=”Kleding 2021″]

 

 

Share This Article