Ketua WKRI Tanjungkarang Yang Baru

Redaksi
3 Min Read
Penyerahan Dokumen dan Vandel kepada Ketua dan Wakil WKRI yang baru

Terpilih Ketua Wanita Katolik RI Dewan Pengurus Cabang (DPC) Tanjungkarang, masa bakti 2018-2021, Nani Patriana Prabandari (45), Minggu, 29 Juli 2018.  

 Tema yang diusung adalah ‘Meningkatkan Peran Aktif dalam Mewujudkan Masyarakat Sejahtera Yang Bermartabat dan Merajut Kebinekaan Melalui Pelayanan Di Luar Altar.’

Menanggapi tema tersebut Komisi Kerawam Keuskupan Tanjungkarang, RD. P. Suroyo meneguhkan, bahwa kiprah WKRI memang sangat diharapkan keluar dari zona nyaman untuk berinteraksi, berdinamika, berkarya dengan masyarakat. Dengan demikian kehadiran WKRI di tengah medan karya mampu menampilkan wajah Gereja, Yesus yang ramah, simpati, empati, penuh suka cita dan senyum, dan menumbuhkan harapan baru. Bukan untuk menghadirkan diri sendiri, obsesi, kehendak atau visinya sendiri. Maka hendaknya WKRI selalu menimba kekuatan dan kekayaan rohani yang bersumber dan bertumpu pada Allah Tritunggal karena WKRI adalah bagian atau anggota Gereja.

Tentang pelayanan di luar altar itu, Ketua WKRI yang lama, C. Tresnaningsih Carlos, mengatakan bahwa kegiatan itu sangat erat hubunganya dengan birokrasi dari kota madya sampai ke RT-RT dan seluruh organisasi wanita se Bandar Lampung. Sehingga dalam pelayanan di luar altar WKRI selalu berjejaring dan bekerjasama dalam setiap kegiatan yang mengarah menciptakan rasa damai, aman, dan nyaman.  

Selama kepengurusannya, WKRI senantiasa berusaha seiring sejalan dengan program-program pemerintah menciptakan ruang usaha kecil untuk kesejahteraan masyarakat, seperti pendampingan, ketrampilan, atau kesehatan Ibu dan anak melalui posyandu balita dan lansia. Ini semua dapat terlaksana berkat kerjasama dan asas asih dan asuh seluruh ketua pengurus dan anggota cabang mau pun ranting. Carlos berharap, semua anggota WKRI semakin menyadari bahwa pelayanan itu adalah tanggungjawab bersama sebagai persembahan hidup.

Ketua WKRI yang baru, Nani Patriana bersyukur karena proses reorganisasi WKRI berjalan dengan baik. Ia mengaku, ada rasa kuatir sebagai pengurus yang baru tidak dapat memenuhi harapan seluruh anggota dalam membawa WKRI ke arah yg lebih baik.

Dalam waktu dekat, Nani beserta wakilnya, Yuliana Lili akan menyusun tim kepengurusan, program kerja, merencanakan pelantikan pengurus, dan pemahaman seluruh anggota tentang AD dan ART  WKRI. Sehingga ke depan, WKRI semakin dapat menghadirkan wajah Gereja di tengah masyarakat luas.

Konferensi Cabang (Konfercab) V yang diadakan di aula SMA Xaverius, Bandarlampung ini dibuka dengan pemukulan gong oleh Ketua DPD Tanjungkarang Elisabeth Sri Puryanti. Hadir juga dalam acara ini Dewan Stasi Tanjungkarang T Warsino, Yayasan Kanker Indonesia, Yayasan Jantung Sehat, PMKRI, dan Yayasan Gabungan Organisasi Wanita (GOW). Sebelum sidang konferensi berlangsung, diadakan fashion show busana WKRI dan pemberian tali kasih. ***

 

 Fransiska FSGM

 

 

 

 

 

 

 

Share This Article