Kunjungan DPR RI

Redaksi
2 Min Read
Mgr Harun menerima tana kasih dari PRI RI

Sabtu, 28 Juli 2018, DPR RI Komisi VIII berkunjung ke Gereja Katedral Kristus Keuskupan Tanjungkarang. Kedatangan mereka untuk melihat rumah-rumah ibadat yang ada di Keuskupan Tanjungkarang khususnya Gereja Katedral Kristus Raja, Tanjungkarang. Selain itu, juga untuk bidang

Rombongan tiba di Gereja Katedral Kristus Raja pukul 10.30 WIB, dan disambut hangat oleh umat. Di depan aula mereka disambut oleh Mgr. Yohanes Harun Yuwono.

Dalam sambutannya, Mgr. Yohanes Harun Yuwono mengatakan, bersyukur karena umat Katolik Keuskupan Tanjung Karang secara umum dapat menjadi bagian yang tak terpisahkan dari masyarakat yang ada disekitar kami. Uskup berharap, semoga keadaan itu akan terus dipertahankan. Selain itu, umat meningkatkan peran keterlibatannya dalam membangun kerukunan hidup dan kesejahteraan masyarakat Lampung ini.

“Hal-hal tersebut ingin kami hidupi sepenuh hati karena kami bertekad apa yang menjadi seruan uskup dan pahlawan nasional Mgr. Sugiyapranata, menjadi 100% Katolik dan menjadi 100% Indonesia,” tambah Uskup. Mgr. Yohannes Yuwono juga berharap agar DPR RI, khususnya Komisi VIII dapat membantu keuskupan Tanjungkarang terutama dalam bidang finansial.

Menanggapi hal itu, Itet Tridjajati Sumarijanto MBA menghimbau agar ada komunikasi yang intens antara Keuskupan Tanjungkarang dengan wakil-wakil di DPR agar kebutuhan umat terjawab.

Kunjungan DPR RI ini juga sekaligus untuk melihat bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.  Dalam acara tanya jawab, Ketua Wanita Katolik RI DPC Tanjung Karang, C. Tresnaningsih Carlos, memberikan apresiasi kepada Komisi VIII dan ucapan terimakasih serta menyampaikan bahwa pelayanan dan gerak Gereja juga untuk menggerakkan dan memberdayakan perempuan, serta memberi perhatian pada anak-anak terutama yang bermasalah dan membutuhkan pendampingan dari kotamadya sampai ke akar rumput dengan berjejaring dan bermitra.

Hal ini juga sejalan dengan Arah Dasar Keuskupan Tanjungkarang dan motto Bapa Uskup: untuk menjadi sahabat bagi semua orang dengan tidak membeda-bedakan dari berbagai unsur dan lapisan. Setelah pemberian cindramata dan foto bersama, rombongan masuk ke gedung gereja Katedral. ***

Marcell Prayogi

 

 

Share This Article